ARCHITECTUREJAPAN

Pilihan Redaksi

Arsitektur Jepang yang layak dikunjungi sekarang, dipilih oleh redaksi arsip dengan mempertimbangkan nilai sejarah arsitektur, kondisi pelestarian, dan kemudahan akses.

* Bukan peringkat berdasarkan jumlah tayangan atau data akses lainnya. Peringkat tayangan akan diterbitkan setelah data terkumpul.

  1. Pilihan Redaksi No.1
    Pemandangan utuh gedung stasiun Marunouchi dari alun-alun stasiun

    Gedung Stasiun Tokyo Sisi Marunouchi

    Tokyo Station Marunouchi Building

    Bata merah berselang pita batu putih. Gedung stasiun era Taishō yang dihidupkan kembali di gerbang ibu kota.

    Location
    Tokyo
    Year
    1914
    Architect
    Kingo Tatsuno, Manji Kasai
  2. Pilihan Redaksi No.2
    Atap gantung Gimnasium Pertama Stadion Nasional Yoyogi

    Stadion Nasional Yoyogi

    Yoyogi National Gymnasium

    Lengkung tahun 1964 yang dilukis atap gantung. Puncak arsitektur Jepang pascaperang.

    Location
    Tokyo
    Year
    1964
    Architect
    Kenzō Tange
  3. Pilihan Redaksi No.3
    Struktur atap baja Gedung Kaca

    Tokyo International Forum

    Tokyo International Forum

    Ruang kaca raksasa laksana lunas kapal. Lobi kota yang terbuka di Marunouchi.

    Location
    Tokyo
    Year
    1996
    Architect
    Rafael Viñoly
  4. Pilihan Redaksi No.4
    Gugus menara Kastil Himeji

    Kastil Himeji

    Himeji Castle

    Gugus menara berplester putih laksana bangau putih membentangkan sayap. Warisan Dunia pertama Jepang.

    Location
    Hyōgo
    Year
    1609
  5. Pilihan Redaksi No.5
    Museum Seni Kontemporer Abad ke-21, Kanazawa di hari bersalju

    Museum Seni Kontemporer Abad ke-21, Kanazawa

    21st Century Museum of Contemporary Art, Kanazawa

    Lingkaran tanpa depan dan belakang. Museum seni laksana taman yang terbuka bagi kota.

    Location
    Ishikawa
    Year
    2004
    Architect
    SANAA (Kazuyo Sejima + Ryūe Nishizawa)
  6. Pilihan Redaksi No.6
    Deretan pohon zelkova Jōzenji-dōri dan Sendai Mediatheque

    Sendai Mediatheque

    Sendai Mediatheque

    Tabung yang bergoyang dan pelat yang tipis. Kotak transparan yang mengubah kaidah arsitektur.

    Location
    Miyagi
    Year
    2001
    Architect
    Toyō Itō
  7. Pilihan Redaksi No.7
    Tampak luar Gedung Stasiun Kyoto

    Gedung Stasiun Kyoto

    Kyoto Station Building

    Konkurs yang terbuka laksana lembah. Kompleks agung masa kini di gerbang kota lama.

    Location
    Kyoto
    Year
    1997
    Architect
    Hiroshi Hara
  8. Pilihan Redaksi No.8
    Tokyo Skytree dilihat dari kakinya

    Tokyo Skytree

    Tokyo Skytree

    634 m. Menara pemancar swadiri tertinggi di dunia yang belajar dari teknik tradisional Jepang.

    Location
    Tokyo
    Year
    2012
    Architect
    Nikken Sekkei
  9. Pilihan Redaksi No.9
    Tampak luar gedung utama Museum Nasional Seni Barat

    Museum Nasional Seni Barat

    The National Museum of Western Art

    Satu-satunya karya arsitektur yang ditinggalkan Le Corbusier di Jepang.

    Location
    Tokyo
    Year
    1959
    Architect
    Le Corbusier (desain pelaksanaan: Kunio Maekawa, Junzō Sakakura, Takamasa Yoshizaka)
  10. Pilihan Redaksi No.10
    Aula Phoenix di seberang Kolam Aji-ike

    Aula Phoenix Byōdō-in

    Byodo-in Phoenix Hall

    Tanah Suci yang muncul di seberang kolam. Aula Amida era Heian yang telah hidup seribu tahun.

    Location
    Kyoto
    Year
    1053